Terobosan Penelitian Unit Kolegium Unismuh Kendari: Dosen dan Mahasiswa Ciptakan Inovasi Teknologi Pertanian Berkelanjutan

KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya Unit Kolegium, kembali membuktikan komitmennya dalam menghasilkan penelitian inovatif yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Pada Rabu, 3 April 2026, kampus yang berlokasi strategis di pusat kota Kendari ini meluncurkan hasil penelitian terbaru yang menggabungkan keahlian dosen dan kreativitas mahasiswa dalam menciptakan solusi teknologi pertanian berkelanjutan untuk petani lokal Sulawesi Tenggara.

Penelitian berjudul “Sistem Irigasi Otomatis Berbasis IoT untuk Optimalisasi Produksi Padi di Lahan Marginal: Aplikasi di Kabupaten Konawe” ini merupakan hasil kolaborasi intensif selama delapan bulan antara tim dosen dari Program Studi Teknik Elektro dan Agribisnis, serta mahasiswa tingkat akhir dari berbagai disiplin ilmu. Proyek penelitian yang didanai melalui skema Penelitian Unggulan Kampus (PUK) 2025 ini telah menunjukkan peningkatan hasil panen hingga 35 persen dibandingkan dengan metode konvensional yang selama ini diterapkan oleh petani setempat.

“Kami sangat bangga dengan pencapaian ini. Penelitian ini lahir dari kebutuhan nyata yang kami temukan ketika melakukan riset lapangan di desa-desa Kabupaten Konawe. Petani di sana menghadapi tantangan keterbatasan air irigasi dan ketidakmampuan memprediksi kondisi tanah yang optimal. Melalui pendekatan interdisipliner, kami berhasil mengintegrasikan teknologi dan pengetahuan pertanian untuk menciptakan solusi yang praktis, terjangkau, dan mudah diimplementasikan,” ungkap Dr. Bambang Sutrisno, S.T., M.T., Ketua Tim Peneliti dan Dosen Senior Program Studi Teknik Elektro Unit Kolegium Unismuh Kendari, dalam konferensi pers yang digelar di Auditorium Unit Kolegium pada pagi hari tersebut.

Teknologi yang dikembangkan berupa sistem sensor pintar yang ditanam di lahan pertanian untuk memonitor tingkat kelembaban tanah, suhu lingkungan, dan nutrisi tanah secara real-time. Data tersebut kemudian ditransmisikan melalui jaringan Internet of Things (IoT) ke aplikasi mobile yang dapat diakses oleh petani melalui smartphone mereka. Sistem ini secara otomatis mengaktifkan atau menonaktifkan pompa air irigasi berdasarkan data yang dikumpulkan, sehingga penggunaan air menjadi lebih efisien dan hasil panen meningkat secara signifikan.

“Inovasi ini dirancang dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi petani lokal. Kami tidak ingin menciptakan teknologi yang canggih tetapi tidak dapat diakses oleh target pengguna. Oleh karena itu, setiap komponen dipilih dengan cermat untuk menekan biaya, sementara tetap mempertahankan fungsi dan akurasi yang tinggi,” jelas Ir. Siti Nurhaliza, M.Sc., Dosen Program Studi Agribisnis yang turut memimpin penelitian ini, sambil menunjukkan prototipe perangkat sensor yang relatif kompak.

Mahasiswa yang terlibat dalam penelitian ini juga merasakan manfaat signifikan dari pengalaman berharga ini. Salah satu mahasiswa senior yang menjadi peneliti utama dalam proyek ini adalah Miftahul Hasan, mahasiswa tingkat empat Program Studi Teknik Elektro, yang menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk mengoptimalkan algoritma sistem kendali otomatis.

“Proses penelitian ini mengajarkan kepada saya bagaimana menerapkan teori yang telah dipelajari di kampus ke dalam solusi praktis yang nyata. Saya belajar langsung dari lapangan, berinteraksi dengan petani, memahami kebutuhan mereka, dan kemudian menerjemahkan itu menjadi spesifikasi teknis. Pengalaman ini jauh lebih berharga daripada mengerjakan soal-soal di buku,” ungkap Miftahul Hasan dengan antusiasme tinggi.

Dua mahasiswa lainnya, Ayu Kartika Sari dari Program Studi Agribisnis dan Reza Pratama dari Program Studi Teknik Elektro, juga memainkan peran krusial dalam aspek sosialisasi teknologi kepada petani. Mereka secara rutin mengunjungi lokasi penelitian di tiga desa di Kabupaten Konawe untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada petani dalam menggunakan sistem yang telah dirancang.

“Awalnya, petani cukup skeptis dengan teknologi ini. Mereka khawatir sistem akan rumit dan tidak sesuai dengan cara kerja mereka yang selama ini manual. Namun, setelah kami mendemonstrasikan hasil nyata dalam tiga bulan pertama penerapan, mereka mulai antusias. Bahkan, beberapa petani sudah mengatakan bahwa mereka akan mengajak tetangga mereka untuk juga mengadopsi teknologi ini,” cerita Ayu Kartika Sari, yang juga menulis artikel jurnal dari penelitian ini.

Pencapaian penelitian Unit Kolegium Unismuh Kendari ini mendapat apresiasi tinggi dari pimpinan universitas. Prof. Dr. Ir. Mulyadi Rahman, Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, menyampaikan kebanggaannya atas inovasi yang tercipta.

“Penelitian seperti ini adalah perwujudan nyata dari visi Muhammadiyah untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat. Unit Kolegium khususnya, telah menunjukkan bahwa universitas bukan hanya lembaga yang mengajarkan teori, tetapi juga instrumen untuk perubahan sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi penelitian-penelitian inovatif seperti ini,” ujar Prof. Mulyadi Rahman.

Direktur Unit Kolegium Unismuh Kendari, Dr. H. Laode Muh. Taher, M.Pd., menambahkan bahwa penelitian ini sejalan dengan strategi pengembangan kampus yang berfokus pada riset terapan.

“Unit Kolegium memiliki visi untuk menjadi pusat penelitian terpadu yang menghasilkan inovasi berkelanjutan. Penelitian tentang sistem irigasi otomatis ini menunjukkan bahwa melalui kolaborasi antar program studi dan keterlibatan aktif mahasiswa, kami dapat menciptakan karya-karya yang berdampak. Ke depannya, kami akan memperluas penelitian ini ke komoditas pertanian lainnya dan wilayah geografis yang lebih luas,” jelas Dr. Laode Muh. Taher.

Hasil penelitian ini telah dipresentasikan di berbagai forum akademik tingkat nasional dan internasional. Tim peneliti telah menyukai artikel ilmiah di tiga jurnal nasional terakreditasi dan satu jurnal internasional. Selain itu, hasil penelitian juga telah menghasilkan satu paten untuk desain sistem kendali otomatis yang sedang dalam proses pendaftaran di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).

Dampak sosial ekonomi dari penelitian ini sudah mulai terlihat di lapangan. Dalam tiga bulan pertama penerapan di desa-desa pilot, petani yang menggunakan sistem ini melaporkan penghematan air irigasi hingga 40 persen, pengurangan biaya operasional hingga 25 persen, dan yang paling penting, peningkatan hasil panen sebesar 35 persen. Untuk petani yang menanam padi di lahan marginal seluas satu hektar, peningkatan produksi ini berarti tambahan pendapatan yang signifikan dalam setahun.

“Sebelumnya, saya hanya bisa memanen padi 4 ton per hektar per tahun di lahan saya yang relatif marginal. Setelah menggunakan sistem ini, produksi naik menjadi 5,4 ton per hektar. Itu artinya, saya punya tambahan penghasilan yang bisa saya gunakan untuk memperbaiki rumah dan membiayai pendidikan anak-anak,” cerita Bapak Muh. Saleh, 58 tahun, petani dari Desa Talaga, Kabupaten Konawe, yang menjadi salah satu pengguna awal teknologi ini.

Kesuksesan penelitian ini juga menarik perhatian pemerintah lokal. Pemerintah Kabupaten Konawe telah menunjukkan minat untuk mengintegrasikan teknologi ini dalam program pengembangan pertanian berkelanjutan yang mereka jalankan. Badan Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Konawe sedang membahas kemungkinan untuk mengalokasikan anggaran tambahan guna memperluas penerapan teknologi ini ke lebih banyak petani.

Namun, tim peneliti juga menyadari bahwa masih ada tantangan yang perlu diatasi. Salah satu tantangan utama adalah aksesibilitas internet yang masih terbatas di beberapa daerah terpencil. Untuk itu, mereka sedang mengembangkan versi sistem yang tidak sepenuhnya bergantung pada konektivitas internet, dengan fitur penyimpanan data lokal yang dapat disinkronkan kemudian ketika koneksi tersedia.

“Kami belajar bahwa teknologi terbaik adalah teknologi yang dapat beradaptasi dengan kondisi lokal. Oleh karena itu, kami terus melakukan improvement berdasarkan feedback dari pengguna lapangan,” jelas Dr. Bambang Sutrisno.

Rencana ke depan dari tim peneliti Unit Kolegium Unismuh Kendari adalah memperluas cakupan penelitian ke komoditas pertanian lainnya seperti sayuran dan tanaman perkebunan. Mereka juga berencana untuk mengembangkan dashboard analitik yang lebih komprehensif, sehingga petani tidak hanya dapat memonitor kondisi lahan mereka sendiri, tetapi juga dapat membandingkan dengan petani lain dan belajar dari praktik terbaik mereka.

“Visi jangka panjang kami adalah menciptakan ekosistem pertanian digital di Sulawesi Tenggara yang memberdayakan petani kecil dengan akses ke teknologi dan informasi yang sebelumnya hanya tersedia untuk pertanian skala besar,” tutur Dr. Siti Nurhaliza dengan penuh optimisme.

Keberhasilan penelitian Unit Kolegium ini menjadi inspirasi bagi unit-unit akademik lainnya di Universitas Muhammadiyah Kendari untuk terus menghasilkan penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Universitas telah mengalokasikan dana tambahan untuk mendukung penelitian terapan di berbagai bidang ilmu selama tahun akademik 2026.

Dengan pencapaian ini, Unit Kolegium Universitas Muhammadiyah Kendari membuktikan bahwa universitas dapat menjadi agen perubahan yang efektif bagi pembangunan daerah. Melalui sinergi antara dosen berpengalaman, mahasiswa yang semangat, dan dukungan institusi yang kuat, riset inovatif tidak hanya menghasilkan publikasi dan paten, tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

Penelitian ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi terbaik lahir ketika akademisi memiliki keberanian untuk keluar dari gedung-gedung kampus dan melibatkan diri dengan permasalahan nyata di lapangan, sambil tetap berpegang pada standar akademik dan metodologi penelitian yang ketat. Semoga penelitian Unit Kolegium Unismuh Kendari ini menjadi awal dari banyak inovasi lainnya yang akan berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Tenggara.

More From Author

Unit Kolegium Universitas Muhammadiyah Kendari Luncurkan Program Pembelajaran Berbasis Riset, Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa di Era Digital

Universitas Muhammadiyah Kendari Luncurkan Program Beasiswa Komprehensif untuk Meningkatkan Aksesibilitas Pendidikan Tinggi di Sulawesi Tenggara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Support Team


kampusbandung
kampusbanjar
kampusbatam
kampusbekasi
kampusbogor
kampuscirebon
kampusdepok
kampusjakarta
kampusmakassar
kampusmalang
kampusmedan
kampuspalembang
kampussemarang
kampusserang
kampussolo
kampussurabaya
kampussurakarta
kampustasikmalaya
kampusyogyakarta
negerikrpl
bandungzoo
tangkasjaya
vitamin33
ilmupolitikumw
teknikmesinumw
fakultaspeternakanumw
fakultasvokasiumw
fakultasfisipmandala
fakultaskeguruanumw
fakultassastraumw
fakultasarsitekturumw
fakultaskomputerumw
fakultasbiologiumw
fakultasfarmasiumw
fakultasekonomiumw
fakultasteknikumw
kehutananumw
administrasiumw
medikaumw
internasionalumw
cyberumw
elektromandala
farmasimandala
pendidikanmandala
kimiaumw
lpmuumw
statistikauumw
arsitekturumw
kedokteranumw
vokasiumw
sainsumw
pertanianumw
engineeringumw
lppmumw
analisumw
elektroumw
medisumw
pascaumw
prodisehatumw
cloudumw
arsipmandala
kepegawaianumw
puncakumw
unggulmandalawaluya
integritasumw
sinergiumw
mandiriumw
wawasanumw
mediatamaumw
infokampusumw
katalisumw
nukarangampel
smknukmpel
smknukrngpl
nahdlatulsmknu
smknkarangampel
smkkaranmpelnu
smknuampel
nusmkkarangampel
smknukrpl
karangampelnu
karangnusmk
abdimandalawaluya
aksesumw
aksimumandalawaluya
aktivisumw
alumniumwkendari
aspirasimandalawaluya
asramamandalawaluya
atletumw
bangunmandalawaluya
beritaumwkendari
bitmandalawaluya
cakrawalamandalawaluya
cendekiamandalawaluya
ceritamandalawaluya
citraumwkendari
cybermandalawaluya
daftarumwkendari
datamandalawaluya
dataumw
eventumw
exploreumw
globalmandalawaluya
hibahumw
hibahumwkendari
identitasmandalawaluya
ilmumandalawaluya
inovasimandalawaluya
inovasiumwkendari
jaringumwkendari
jejaringmandalawaluya
jemariumwkendari
kabarmandalawaluya
karirmandalawaluya
karyamandalawaluya
katalogumw
konselingumwkendari
kreatifmandalawaluya
layananumw
legalmandalawaluya
lpmmandala
mandalawaluyadigital
mandalawaluyahub
mediandalawaluya
mitramandalawaluya
mutumandalawaluya
narasimandalawaluya
ormawamandalawaluya
panduanumw
pelajarumw
penerbitmandalawaluya
portalmandalawaluya
prestaisumw
prodimandalawaluya
pustakamandalawaluya
pustakaumwkendari
ruangmandalawaluya
ruangumw
scimumw
sentramandalawaluya
sentraumw
servermandalawaluya
siberumwkendari
sinergimandalawaluya
smartumwkendari
studyumw
suaramandalawaluya
suaraumw
talentamandalawaluya
techumw
teknoumw
updateumw
virtualumw
visitumw
vokasiumwkendari
wifiumwkendari
homesmkkaplongan
sklkaplongan
kaplongansmk
smkkaplongan
smknu
helpdeskumw
mitraumw
prestasiumw
labumw
elearningumw
ejournalumw
galeriumw
repoumw
pmbumw
seminarumw
beasiswaumw
keuanganumw
citraumw
digilibmandala
elearningmandala
globalumw
insanumw
onlineumw
portalmandala
smartumw
sobatumw
analiskesehatanumw
asramauumwkendari
lpmuumwkendari
lppmumwkendari
manajemenmandala
pengabdianumw
beasiswauumw
biomandala
fibumw
fkumw
fpuumw
jurnalilmiahumw
labterpaduumw
lpmlmandala
pascasarjanaumw
pendidikumw
penelitianumw
perikananumw
pustakaumw
sosiologimandala
uptmandala
agroteknologiumw
bisnisdigitalumw
humaskampusumw
ilmupemerintahanumw
klinikkampusumw
perencanaanumw
saranaumw
teknikindustriumw
teknologipanganumw
pusatbahasaumw
doceumw
pblumw
ilmukelautanumw
karirmahasiswaumw
sisumw
informasibeasiswauumw
kampusumwkambu
kearsipanumw
kampusumwbaruga
sisteminformasiakadumw
kampusumwpoasia
ilmukomunikasiumw
giziubumw
agribisnismumw
tekniksipilmandalawaluya
teknikelektroumw
analiskesehatanmandalawaluya
laboratoriummandalawaluya
mabaumw
stafumw
beasiswamandala
kuliahumw
pelatihanmandala
pmbmandala
karirmandala
agendaumw
agroumw
akreditasiumw
alumnimandala
arsipumw
asetumw
asramaumw
auditumw
aulauwm
beritamandala
daftarmandala
dosenumw
e-journalmandala
edomumw
emailumw
fikesumw
himaumw
humasumw
infomandala
jurnalmandala
kabarmandala
kabarumw
kemahasiswaanmandala
kendariumw
kknumw
komunikasiumw
laboratoriumumw
legalumw
lmsumw
lpmumw
magangumw
mahasiswaumw
mapalaumw
mipaumw
mutuumw
perpusumw
ppgumw
pressumw
psikologiumw
pusatmandala
pusatumw
puskomumw
radioumw
rektoratumw
himaumw
sastraumw
sdmumw
sipegumw
sipilumw
sistermandala
ukmumw
uktumw
wismaumw
wisudaumw
yudisiumumw
bidanunimus
febunimus
fkmunimus
fkunimus
nersunimus
kampusmandala
lpsmumw
statistikumw